RDN News – Liga 2 musim 2025/2026 memasuki pekan ke-13. Waktunya krusial. Bukan hanya soal tiga poin, tapi soal arah musim. Jadwal pertandingan akan berlangsung mulai Sabtu (27/12) hingga Senin (29/12/2025), dan sorotan tertuju ke Grup B—grup yang padat, panas, dan penuh cerita.
Di grup ini bercokol nama-nama besar: Barito Putera, PSS Sleman, Persipura Jayapura, dan Persela Lamongan. Empat tim dengan sejarah, tekanan, dan ambisi yang berbeda.
Barito Putera, sang pemuncak klasemen dengan 28 poin, akan menjamu tim juru kunci PSIS Semarang di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu malam pukul 19.00 WIB. Di atas kertas, Barito unggul segalanya. Lima laga terakhir tak tersentuh kekalahan. Namun sepak bola jarang ramah pada hitung-hitungan matematis.
PSIS memang berada di dasar klasemen dengan lima poin, tapi mereka datang dengan modal psikologis penting: kemenangan perdana musim ini. Tim yang sudah tak punya beban sering justru paling berbahaya. Barito wajib waspada—karena tergelincir di laga “mudah” sering jadi awal petaka.
Sehari berselang, giliran PSS Sleman yang kini berada di posisi kedua dengan 27 poin. Mereka akan menjamu Persipal Babel United di Stadion Maguwoharjo, Minggu (28/12) pukul 19.00 WIB. PSS sedang stabil—lima laga tanpa kalah. Sementara Persipal masih mencari kemenangan pertama musim ini dan terdampar di papan bawah dengan enam poin. Ini laga yang harus dimenangkan PSS jika ingin terus menempel Barito.
Namun laga paling sarat emosi akan tersaji di Papua. Persipura Jayapura menjamu Persela Lamongan di Stadion Lukas Enembe, Sabtu siang pukul 13.30 WIB. Dua tim ini hanya terpaut dua poin di klasemen. Persipura di posisi ketiga dengan 23 poin, Persela tepat di bawahnya.
Ini bukan sekadar pertandingan. Ini pertarungan arah musim. Menang berarti menjaga asa promosi. Kalah berarti memberi ruang rival naik. Dan ketika Persipura bermain di rumah sendiri, sejarah selalu bicara.
Pekan ini, Grup B bukan hanya soal jadwal. Ia soal mental, konsistensi, dan keberanian mengambil peluang. (red/rnd)

